Cara Mendaftar Kepesertaan BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah dilaunching secara resmi oleh  Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono pada tanggal 31 Desember 2013. Terhitung 1 Januari 2014, sekitar 116,1 juta jiwa penduduk otomatis menjadi anggota BPJS Kesehatan. Namun saat ini masih dibuka kesempatan kepada masyarakat luas untuk mendaftarkan diri sebagai anggota. Pendaftaran dapat dilakukan secara perseorangan maupun melalui perusahaan.

Bagi karyawan swasta, kita bisa mendaftar melalui perusahaan tempat kita bekerja, kemudian perusahaan mendaftarkan ke kantor Askes yang sekarang sudah bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, baik melalui kantor cabang yang ada di provinsi, kabupaten, maupun kota.

Perusahaan kemudian membayar iuran sebesar yang sudah ditentukan pemerintah ke bank yang ditunjuk BPJS Kesehatan, yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Setelah konfirmasi pembayaran, perusahaan akan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan untuk karyawannya.

Langkah-langkahnya adalah :

  1. Pemberi Kerja mendaftarkan Pekerja Penerima Upah dengan mengisi dan menyerahkan Form Registrasi Badan Usaha/ Badan Hukum Lainnya dengan dilampiri data karyawan dan anggota keluarga dengan format standar yang telah ditentukan BPJS Kesehatan
  2. Petugas BPJS Kesehatan meregistrasi  pendaftaran Badan Usaha/ Badan Hukum  Lainnya dan menerbitkan virtual account  atas nama Badan Usaha/ Badan Hukum Lainnya
  3. Dengan nomor virtual account tersebut Badan Usaha/ Badan Hukum Lainnya membayar iuran ke Bank yang telah bekerjasama ( BNI, BRI, Mandiri)
  4. Ke Kantor BPJS Kesehatan Dengan membawa bukti pembayaran  untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan

Sedangkan bagi pekerja bukan penerima upah, seperti wiraswasta, investor, petani, nelayan, pedagang keliling, dan lainnya, pendaftaran bisa dilakukan dengan langsung mendatangi kantor BPJS Kesehatan. Kemudian mengisi formulir dan menunjukkan salah satu kartu identitas, seperti KTP, SIM, KK, atau paspor.

Langkah-langkahnya adalah:

  1. Mengisi Daftar Isian Peserta dengan membawa : Kartu Keluarga/KTP/paspor Pas Foto 3X4 sebanyak 1 lembar
  2. Setelah data diproses oleh petugas maka akan diberi nomor Virtual Account
  3. Peserta membayar lewat ATM/Tunai sesuai dengan Nomor Virtual Account
  4. Dengan membawa bukti pembayaran untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan
  5. Peserta memperoleh Kartu BPJS Kesehatan

Masyarakat juga bisa menghubungi call center di 500400. Bisa juga melalui internet dan mobile dengan mengakses www.bpjs-kesehatan.go.id. Masyarakat juga bisa mendatangi BPJS Center atau posko BPJS 24 jam yang tersedia di kantor perwakilan dan divisi regional.

Menurut Direktur Kepesertaan PT Askes Sri Endang Tridarwati mengatakan jumlah yang sudah terdaftar terdiri dari dua kelompok peserta yang dialihkan, yaitu peserta existing Askes Sosial (16,15 juta) Jamkesmas (86,4 juta), TNI dan keluarga (859.216), Polri (793.454), dan Jamsostek (8,4 juta).

Bila mereka belum memegang kartu baru, mereka dapat  menggunakan kartu kepesertaan lama yang saat ini masih dipegang, selama itu masih berlaku.

Menurut Sri Endang Tridarwati, “TNI/Polri membawa Kartu Tanda Anggota/Nomor Registrasi Pokok, dan eks Jamsostek dapat memperlihatkan kartu JPK Jamsostek lama,”.

Adapun pembuatan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan sedang dalam proses, dan diharapkan pada April 2014 sudah selesai. Demikian pula peserta Askes Sosial dan Jamskesmas bisa menggunakan kartu lama, selama itu masih berlaku.